FANDOM


Menaiki Gajah
Chapter 803
Informasi Chapter
Volume: 80
Chapter: 803
Judul Jepang: 登象
Judul Romanisasi: Tozō
Jumlah Halaman: 13
Tanggal Rilis Jepang: 10 Oktober 2015
Versi Anime: Episode 752 (2-11)
Episode 753 (12-13)
Kronologi Chapter
Sebelumnya Selanjutnya


Chapter 803 berjudul "Menaiki Gajah".

Halaman Sampul

Gambar permintaan penggemar: "Sebuah balapan antara seekor hiu dan sebuah kapal yang dibuat oleh Franky dan didesain oleh Usopp" oleh P.N. Gezio dari prefektur Fukushima.

Sinopsis

Kapal Going Luffy Senpai berlabuh disamping Thousand Sunny dan Kanjuro menggambar seekor naga untuk membantu mereka memanjat kaki gajah.

Di markas utama Pasukan Revolusioner, Dragon memeriksa hasil kerja bawahannya selama di Dressrosa lalu memerintahkan untuk mengumpulkan semua pemimpin Revolusioner. Sementara, Jesus Burgess menghubungi Laffitte dan Shiryu melaporkan jika dia menemukan markas Para Revolusioner.

Organisasi Pengiriman Bajak Laut pimpinan Buggy merayakan kesuksesan mereka berkat keuntungan meningkat selama kejatuhan bisnis Doflamingo. Namun, Mohji melaporkan jika Hajrudin dan empat raksasa lainnya telah keluar dari grup mereka.

Selama Luffy dan lainnya memanjat kaki gajah, Kanjuro mengungkapkan jika mereka datang ke Zou untuk bertemu rekan mereka Raizo si ninja. Tiba-tiba, sesuatu datang terjatuh dari atas menuju mereka.

Versi Teks

Bartolomeo dan para krunya bersorak kagum saat sampai di salah satu kaki Zou. Mereka kagum bukan karena melihat besarnya kaki itu, melainkan karena di sana tampak Thousand Sunny yang sudah terparkir, terikat dengan rantai.

"Wooooooooooow~~!!!"

"Diam!!!" bentak Zoro.

"Tapi... Tapi...!! Kapal indah dan penuh kehormatan yang membawa tubuh suci kru Topi Jerami mengarungi lautan...!! Thousand Sunny Go-senpai!! Terima kasih...!! Terima kasih...!!"

"Jangan memujanya begitu!!" ucap Usopp.

"Syukurlah, mereka benar-benar sudah sampai Zou..." ucap Robin. "Kelihatannya mereka berhasil lolos dari Big Mom tanpa banyak masalah... Juga kelihatannya tak ada bagian luar kapal yang tergores..." ucap Franky.

"Hei...!!" Luffy berteriak-teriak dari kapal Bartolomeo, "Sanji...!! Nami...!! Chopper...!! Brook...!! Momo...!! Ah... Dan si Gas itu..."

Tak ada yang menyahut. "Tak ada seorang pun di sana.." ucap Luffy. "Jadi mereka sudah pergi ya?" "Yosh, kalian semua bersenang-senanglah tanpa aku..." ucap Usopp. "Kau juga harus ikut!!" bentak Zoro.

"Senpai-Senpai!! Apa kalian yakin semuanya sudah siap!?" Bartolomeo berpamitan, "Sebenarnya aku ingin sekali berpetualang dengan kru Topi Jerami, dan melihat mereka beraksi dengan mata kepalaku sendiri, tapi aku tak mau menghalangi jalan suci kalian!! Jadi sampai jumpa lagi ya!!"

Akhirnya perpisahan benar-benar terjadi. Luffy dan yang lainnya telah kembali ke Thousand Sunny sementara Bartolomeo dkk pergi perlahan menggunakan kapal mereka. Mereka menangis, "K-Kami berjanji tak akan membuat malu nama Topi Jerami!! Dan sebagai anak buahmu, aku berjanji akan menjadi lebih kuat lagi!! Jadi kalau kalian butuh bantuan, aku pasti akan datang lagi, untuk mendapat empat tandatangan lagi yang belum!! Suatu kehormatan bisa bersama-sama kalian!!!"

Luffy dkk tak peduli sama sekali dan malah sibuk melihat Kanjuro yang sedang menggambar.

"Kami dikacangin!!!!" ucap kaget Gambia.

"Tapi kami tetap senang!!!" ucap Bartolomeo dan kru lainnya.

Kanjuro menggambar sesuatu untuk naik ke atas punggung gajah itu. "Apa itu cacing?" "Mungkin itu ular.." "Tapi ada kakinya, apa itu kadal?"

Akhirnya Kanjuro selesai menggambar, "Munculah, Naga Naik!!!"

Ternyata Kanjuro menggambar naga, meski yah, seperti biasa gambarnya acak-acakan. "Aku kasihan sama mahluk jelek itu..."

Robin melihat dengan ekspresi datar dan pipi yang memerah, dan dalam hati berkata, "Imut sekali..."

"Yosh!! Ayo naik ke naganya!!!" seru Kanjuro. "Tunggu, naganya nggak terbang ya???"

Yah, ternyata naga itu bukannya terbang namun malah merayap di kaki si gajah. "Hahaha, ayo maju!!!" Luffy bersemangat.

"Oh iya, sampai jumpa ya, Romeo!!!" seru Luffy. "Terima kasih sudah mendukung kami!!!"

"Eeh!? Apa dia baru saja memanggil namaku??" pikir Bartolomeo. "Hebat sekali, Boss!!!" seru anak buah Bartolomeo.

"T-Tidak, kamilah yang harus berterima kasih!!" ucap Bartolomeo, "Kalian berhati-hatilah!!!" "Ya, kalian juga!! Sampai jumpa lagi ya!!" ucap Luffy.

Dan begitulah, kru Topi Jerami naik ke atas Zou dengan menunggangi Naga merayap yang kelihatannya menyedihkan sekali.

Di Grand Line, Markas Utama Tentara Revolusi, Baltigo...

"Dragon-san!! Unit kita di seluruh dunia muncul dengan kemenangan!!" lapor salah seorang pasukan revolusi.

Monkey D Dragon, pemimpin mereka tampak sedang membaca tumpukan laporan. "Beritanya terus membicarakan tentang kekalahan keluarga Doflamingo, juga tentang keterlibatan kita pada negara-negara penyelundup senjata ilegal..."

"Kondisinya sudah berbalik, tapi katakan pada mereka untuk tidak puas dulu!! Pemerintah Dunia pasti tak akan diam saja, dan Chiper Pol dalam beberapa tahun ini kekuatannya terus meningkat! Kita harus berhati-hati..."

"Ya Pak!!"

"Dragon-san! Senjata yang kita ambil dari Dressrosa kelihatannya mengandung semacam baja langka!" lapor anggota revolusi, Koala.

"Baja?"

"Apa kau pernah mendengar tentang Baja Wine?"

"Negara yang memilikinya jumlahnya terbatas, tapi siapa tahu, mungkin kita akan bisa menemukan siapa yang sebenarnya ada di balik ini semua.." ucap Koala.

"Ini adalah berita bagus, kita juga berhasil mendapatkan kembali orang-orang kita yang hilang di Dressrosa, kau sudah bekerja dengan baik.." ucap Dragon.

Koala jadi tersipu malu, "Ehehe, tentu saja tidak, Sabo-kun dan Luffy-kun juga ikut membantu..."

"Apa Robin baik-baik saja? Berarti rumor kalau dia ditangkap di Sabaody itu palsu..." "Tentu saja! Robin-san masih hidup dan baik-baik saja..." ucap Koala. "Lalu apa Anda tidak penasaran dengan kabar Luffy-kun??"

"Ah... Aku sudah cukup mendengar tentangnya..." "Oh... Jadi Anda sudah mendengarnya dari Sabo-kun ya..."

Di luar markas, tampak Sabo yang sedang berlatih menggunakan kekuatan apinya, bersama beberapa anggota Pasukan Revolusi yang menyorakkan dukungan dari belakang.

"Ngomong-ngomong, Koala..." "Ya?"

"Kita membutuhkan bantuannya..." ucap Dragon. Ia kemudian meminta pada Koala, "Kumpulkan seluruh pemimpin Pasukan Revolusi!!"

"Ya... Eeh!?" Koala kaget, "Kita akan mengumpulkan orang-orang aneh itu lagi!?"

Di Lautan Dunia Baru, Kapal Bajak Laut Kurohige...

Terdengar suara denden mushi, lalu seseorang mengangkatnya.

"Halo, Ini Laffitte... Apa itu kau, Burgess!? Kami jauh-jauh pergi ke Dressrosa tapi kau tak ada di sana.."

"Ya, maaf..." ucap si penelpon, Burgess.

"Heh, si kurang ajar itu masih hidup ternyata.." ucap pria yang berdiri di sebelah Laffitte, Kapten Divisi 2 Bajak Laut Yonkou Kurohige, Shiryu si tetesan hujan.

"Aku tak bisa menghubungimu karena selama ini aku tak sadarkan diri..." ucap Burgess. "Jadi di mana kau saat ini... Lokasimu?" tanya Laffitte, Kapten Divisi 5 Bajak Laut Yonkou Kurohige, Laffitte si Sherif Iblis.

"Aku... Semua yang ada di sekitarku putih... Pulau... yang Putih..." ucap Burgess. "Aku menyembunyikan diriku dengan menyusup di sebuah kapal. Tolong beritahu Kapten Teach kalau dia akan bisa mendapatkan banyak senjata kalau menyerang tempat ini..."

"Yang benar Admiral Teach... Berapa kali harus kukatakan ini padamu..."

"Pastikan untuk membawa Doc Q juga, aku sedang berjuang melawan luka-luka ini...."

"Sudah cukup!! Katakan yang jelas di mana kau berada!!" ucap Shiryu.

"Aku tak tahu tempat ini namanya apa, tak ada yang tahu ini di mana, ikuti saja vivre cardku!! Karena Dragon.. dan Sabo yang menjijikkan itu ada di sini juga!! Aku menemukannya!! Markas Pasukan Revolusi!! Weehahaha..."

Ternyata Pulau yang didominasi warna putih tempat Burgess berada saat ini adalah pulau tempat markas Pasukan Revolusi berada.

Dunia Baru, Pulau Kalai Bali, Jalan Buggy... "Pimpinan Buggy!!!" "Ngyahahahah!! Ada apa!?"

"Denden mushinya terus saja berdering untuk permintaan pengiriman!!" "Saat ini senjata dari Doflamingo sudah tak ada lagi!! Kebutuhan bajak laut meningkat!! Pasar sekarang menjadi milik kita, pak!!"

"Gya--hahahah! Begitu ya... Orang-orangku, kali ini berarti giliran kita!! Pergi mengamuklah dan kembali dengan membawa emas!!!"

Bajak Laut Buggy, Perusahaan pengiriman, Buggy's Delivery.

"Tindakan kalian akan mendapat persetujuan dariku, Sang Shichibukai yang agung, Buggy-sama!! Gyahahaha!!!" ucap Buggy, Pimpinan Bajak Laut Buggy, Perusahaan Kiriman, Buggy's Delivery, Buggy si Pelawak Jenius.

"Buggy!!! Buggy!!!" orang-orang di bawah sana meneriakan namanya.

Sementara itu di belakangnya, tempat anggota elit Buggy, Mr.3, Alvida, dan yang lainnya..

"Pimpinan Buggy!! Kami mendapat informasi kalau tentara kelas S kita, Hajrudin telah mengundurkan diri...!!"

"Oh? Yah... Kita masih punya empat lagi kan, jadi itu bukan masalah..." ucap Buggy.

"Kelimanya mengundurkan diri, Pak!!"

"Apa!?" Buggy kaget. "Mereka adalah sumber emas kita!! Kenapa mereka melakukan sesuatu seperti ini!? Kenapa!?"

"Uh... Sepertinya kau tak akan mau dengar alasannya, Pak..." "Katakan padaku!!!" bentak Buggy.

Kembali ke Zou, di punggung gajah raksasa yang tinggi menjulang awan, dikatakan kalau pulau itu tumbuh subur...

Luffy dan yang lainnya menunggangi sesuatu dan mendaki di salah satu kaki gajah itu..

"Aku capek!! Tinggi sekali, ini menakutkan!!" ucap Usopp. "Jangan bilang begitu... Dia juga bekerja keras!!" ucap Luffy.

Yah, gambar-gambar yang Kanjuro buat memang selalu terlihat kelelahan dan ngos-ngosan, kasihan sekali. Sementara dalam hati, Robin terus mengaguminya dengan wajah malu-malu, "Imut sekali..."

"Aku masih belum melihat puncaknya... Apa Sanji dan yang lainnya benar-benar sudah sampai di atas sana ya?"

"Oh iya, kenapa kalian mau pergi ke Zou? Kinemon, Kanjuro!!"

"Benar juga... Sepertinya kami harus memberitahu kalian apalagi kalian adalah penolong kami..." ucap Kinemon. "Tapi kumohon, pertama-tama tunggu sampai kita sampai dulu.."

"Ya... Kami meninggalkan Negeri Wano dan memutuskan untuk pergi ke Zou, kami ingin tahu apakah Momonosuke baik-baik saja dan... Kami ngin menemukan teman kami yang sudah kehilangan kontak di lautan, Raizou si Ninja.. Dan melihat apa dia juga baik-baik saja..."

"Eeeh!? Ninja!?" Luffy dan Usopp melihat dengan tatapan berbinar-binar. "Apa!?"

"Ya, benar sekali..."

Sementara Luffy menatap Kinemon dengan mata berbinarnya, sesuatu jatuh dari atas langit.

"Luffy!!! Sesuatu terbang jatuh ke arahmu!!!"

"Eeh!?"

"Whoaaa!!! Apa itu!!!!??" jerit Luffy.

Navigasi Cerita

Chapter Sebelumnya Chapter Selanjutnya
Zou Arc
Chapter Manga
802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812
813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823
824
Episode Anime
751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761
762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772
773 774 775 776 777 778 779
Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.