FANDOM


King Baum adalah homie pohon dan master Hutan Penggoda di Pulau Whole Cake[1]. Namun, ia dipaksa untuk melayani kelompok Topi Jerami karena mereka memiliki Kartu Vivre Charlotte Linlin[2], dan kemudian dibunuh oleh Amande sebagai akibat dari pembangkangannya yang tidak diinginkan[3].

Tampilan

Baum adalah homie pohon yang sangat besar dengan batang yang lebar dan dedaunan yang besar. Dia memiliki mata kecil, hidung yang sangat panjang dan runcing, kumis stang yang sangat panjang, mulut penuh gigi tajam, lidah yang besar, dan dua lengan agak kecil yang bahkan tidak bisa menjangkau tubuhnya[1].

Selama pertempuran Luffy dan Cracker, bagian atas kepala Baum terputus, melepaskan sebagian besar cabangnya[4]. Ketika Pasukan Kemarahan Big Mom menyerang Topi Jerami, Baum dibelah secara vertikal oleh Amande[3].

Kepribadian

Baum melakukan tugasnya dengan sangat serius dan akan memastikan bahwa semua penyusup di Hutan Penggoda terbunuh. Dia memiliki rasa bangga dengan posisinya, melihat bantuan dari luar dirasa tidak perlu dan merasa percaya diri dengan kemampuan dirinya dan bawahannya[1]. Dia satu-satunya homie sejauh ini yang tampak tidak gemetar pada Charlotte Cracker; Seperti homies lainnya, bagaimanapun, dia takut dengan kekuatan Kartu Vivre yang berisi jiwa Big Mom.

Hubungan

Tim Penyelamat Sanji

Ketika Tim Penyelamat Sanji memasuki Hutan Penggoda, Baum membantu memimpin serangan homies terhadap mereka[1] sampai tugasnya diambil alih oleh Cracker. Ketika Nami dan Pound berusaha melarikan diri dari pertarungan Cracker dengan Luffy, Baum membantu dalam pengejaran tersebut, namun tiba-tiba dihentikan oleh Kartu Vivre Big Mom yang ada di tangan Nami. Karena kekuatan Vivre Card, Baum dan homies lainnya menjadi tunduk pada Nami[2], yang menyebabkan Cracker memberi label kepadanya sebagai pengkhianat meskipun bertentangan dengan kehendaknya. Setelah Cracker dikalahkan, Baum dipaksa untuk terus melayani Topi Jerami, dan membawa mereka keluar dari Hutan Penggoda.

Charlotte Brulee

Baum sering bekerja sama dengan Brulee untuk mengambil penyusup di Hutan Penggoda, dan keduanya sering terlihat bersama-sama.

Charlotte Cracker

Baum merasa jengkel saat Cracker mengambil alih tugas kelompoknya untuk mengambil Topi Jerami, tapi Cracker tidak peduli dengan apa yang harus dikatakan homie. Ketika Baum menjadi tunduk pada Topi Jerami, Cracker merasa marah oleh homie yang membantu mereka, menyatakan bahwa dia adalah pengkhianat dan berjanji untuk membawanya ke depan Big Mom, meskipun Cracker dikalahkan sebelum dia dapat melakukan tindakan terhadap Baum.

Amande

Amande benar-benar tidak dapat mengampuni pengkhianatan King Baum pada Big Mom meski itu bukan kehendaknya. Mengabaikan permintaan para homies, Amande menuntut hukuman kejam terhadapnya. Dia bahkan melakukannya selambat mungkin, kematian dengan rasa sakit yang mendukung eksekusi yang menyiksa[3].

Kemampuan dan Kekuatan

Sebagai master dari Hutan Penggoda, Baum memiliki wewenang atas semua homies dan orang-orang lain yang ditempatkan di dalamnya. Di bawah komandonya, tidak ada penyusup yang berhasil meninggalkan Hutan Penggoda hidup-hidup, kecuali Urouge dan kelompok topi jerami. Dia mampu bertahan bahkan dengan bagian atas kepalanya terpotong secara horisontal[4], tanpa hambatan yang nyata pada kelangsungan hidupnya; hanya ketika Amande sepenuhnya mengirisnya secara vertikal sampai dia akhirnya mati[3].

Riwayat

Masa Lalu

Pada suatu waktu di masa lalu, Baum diberi jiwa manusia dengan kekuatan Buah Iblis Charlotte Linlin, dan dia bertanggung jawab atas Hutan Penggoda. Di bawah komandonya, tidak ada penyusup diketahui yang meninggalkan Hutan Penggoda yang masih hidup.

Arc Big Mom

King Baum membantu Charlotte Brulee mengurusi penyusup di Hutan Penggoda[1]. Ketika Charlotte Cracker tiba di Hutan Penggoda untuk mengambil alih penyerangan tim pengambilan Sanji, King Baum dan Charlotte Brulee tersinggung, menyatakan bahwa mereka pasti akan mengurusi tim tersebut tanpa bantuan Cracker. Sementara Nami dan Pound melarikan diri dari kejadian itu, Baum, Brulee, dan homies mengejar mereka sampai Nami mengeluarkan Kartu Vivre. Para homies menghentikan usaha mereka saat mereka merasakan jiwa Big Mom dari Vivre Card.

Saat Nami mencoba memberitahu Luffy untuk mundur, Baum dan Brulee menghadapinya dan Pound. Dengan bantuan Pound, Nami berhasil mengalahkan Brulee, mengejutkan Baum dan homies lainnya. Sementara homies takut terlibat dalam pertempuran Cracker dan Luffy, Nami bertanya kepada mereka siapa yang lebih mereka takuti: Cracker atau Big Mom. Mereka menjawab bahwa Nami membuat mereka lebih takut daripada salah seorang Charlotte{{Qref|name=c843.

King Baum diperintahkan Nami untuk membawanya di dekat pertarungan Luffy dan Cracker. Dia kemudian ditegur oleh Cracker karena dengan sukarela melindungi Nami karena dia membawa Kartu Vivre Big Mom. Pertarungan Luffy dan Cracker berlangsung selama sebelas jam, dan kepala Baum terpotong dalam prosesnya[4]. Baum terpaksa melindungi Nami dari Cracker, membiarkannya menciptakan hujan yang melemahkan prajurit biskuit Cracker. Baum semakin khawatir saat Luffy dan Cracker terus-menerus menguras stamina masing-masing. Cracker memberi tahu Baum bahwa dia akan melaporkan keengganannya untuk menyerang Nami kepada Big Mom sebagai pembangkangan. Baum menjawab bahwa ia tidak punya pilihan saat menghadapi Vivre Card Big Mom, tapi Cracker tidak menerima alasannya.

Luffy berhasil mengalahkan Cracker, dan Baum tercengang terkejut karena dia membantu kekalahan Cracker, bertanya-tanya dalam kemarahan bagaimana Nami mendapat kartu Vivre Big Mom. Luffy kemudian memerintahkan Baum untuk membawanya dan Nami ke Whole Cake Chateau. Baum kemudian membawa Luffy dan Nami di atas kepalanya saat mereka pergi ke istana Big Mom. Setelah meninggalkan Hutan Penggoda, mereka berhasil sampai ke iring-iringan KeKingan Germa yang mengangkut Keluarga Vinsmoke ke Sweet City. Baum memperhatikan saat Sanji menolak Luffy dan sangat memukulnya.

Setelah Sanji pergi bersama keluarganya, Baum panik saat badai muncul dan memberi tahu Nami bahwa Big Mom sangat marah. Dia kemudian melihat saat sepasukan tentara bergerak menuju Luffy dan mulai melawannya. Selama pertempuran melawan Pasukan Kemarahan, Amande memotong Baum sebagai hukuman karena membantu Luffy dan Nami meskipun para homies memohon pengampunan kepadanya[3].

Trivia

  • Baum adalah bahasa Jerman untuk "pohon".

Referensi

  1. 1,0 1,1 1,2 1,3 1,4 1,5 One Piece Manga — Vol. 83 Chapter 836, King Baum memulai debutnya.
  2. 2,0 2,1 One Piece Manga — Vol. 84 Chapter 843, King Baum dan Homies lainnya tunduk kepada Nami dibawah ancaman Vivre Card Big Mom.
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 3,4 One Piece Manga — Vol. 84 Chapter 846, King Baum tewas dipotong vertikal oleh Amande.
  4. 4,0 4,1 4,2 One Piece Manga — Vol. 84 Chapter 841, Pohon bagian atas King Baum terpotong oleh serangan Cracker.

Navigasi Situs

Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.